Tangki penyimpanan gas cair aman digunakan
Gas minyak bumi cair adalah gas yang dihasilkan dalam proses produksi minyak dan gas alam. Tidak berwarna dan tidak berbau pada suhu kamar. Komponen utamanya terdiri dari metana\/butana\/etana\/propana, dll., tetapi mengapa LPG yang kita cium memilikinya? Bau yang menyengat tersebut dikarenakan produsen gas tersebut telah menambahkan merkaptan, tujuannya agar setelah LPG menguap atau bocor maka pengguna dapat dengan cepat mengambil keputusan, lalu mengapa gas minyak bumi cair tersebut disimpan di tangki penyimpanan? ? Karena volume bahan bakar gas cair meningkat 250 hingga 300 kali lipat ketika berubah dari cair menjadi gas, LPG cair lebih mudah disimpan dan diangkut, serta memakan lebih sedikit ruang.
Tangki penyimpanan bahan bakar gas cair memiliki kebutuhan yang relatif tinggi. Tangki penyimpanan harus berupa bejana bertekanan 1,77Mpa, dan laju pengisian tangki penyimpanan gas minyak cair harus kurang dari atau sama dengan 95%. Setelah pembangunan tangki penyimpanan LPG, Produsen harus melakukan MPI (Inspeksi Partikel Magnetik), uji kedap udara, Seluruh perlakuan panas, Pengujian grafis radio, penghilangan karat dan Peledakan tembakan otomatis dan Uji hidro-statis dll. Jika tidak digunakan selama lebih dari sebulan, perlengkapan pipa dan bagian dalam tangki penyimpanan perlu dibersihkan, serta melakukan deteksi tekanan udara dan deteksi tekanan air untuk memastikan tangki penyimpanan dalam kondisi baik sebelum digunakan. Selalu ada sisa gas di tangki LPG, dan sisa cairan tidak boleh melebihi 3% volume tangki.